Beranda Lifestyle Edo Berlari Bukan Takut Karena Covid-19

Edo Berlari Bukan Takut Karena Covid-19

419
0
BERBAGI

Cahayalampung.com–Warga lingkungan Ujung Gunung Ilir, Kecamatan Menggala, Tulangbawang di gegerkan dengan kepulangan pemuda yang diduga menjadi Orang Dalam Pengawasan (ODP), Jum’at (10/4).

Sempat beredar kabar yang cukup membuat resah warga Menggala tentang kedatangan pemuda bernama Edo (18), Warga Lingkungan Ujung Gunung Ilir, Kelurahan Ujung Gunung, Kecamatan Menggala, Tulangbawang yang baru pulang dari Kota Bandar Lampung, diketuhui Edo Wijaya baru pulang dari Jawa Barat 15 hari yang lalu bekerja sebagai pengurus kuda.

Status ODP Edo diketahui setelah banyak beredar foto Edo di group WA dengan Caption terduga ODP.

Menurut kabar yang beredar, Edo di duga sebagai ODP setelah melalui tes suhu tubuh di Wates, Lampung Tengah dan suhu tubuh Edo Wijaya mencapai 39°C.

Akibat kabar tersebut membuat warga tempat Edo tinggal merasa resah dan khawatir

“Iya kemarin dia (Edo) sempat bermain di halaman Masjid Islamic Center Menggala, sempat juga ikut ngobrol dengan para pemuda setempat yang belum mengetahui status Edo sebagai terduga ODP. Kami sangat merasa resah karena apabila benar Edo terkena Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), itu akan sangat berbahaya bagi banyak orang khususnya kami warga sekitar rumah Edo,” Jelas para warga.

Ditempat yang sama, Sukarno, selaku Ketua Rukun Tetangga (RT) tempat orang tua Edo tinggal membenarkan bahwa ada warganya yang didatangi oleh tim medis menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap didampingi oleh Lurah dan aparatur kampung setempat.

“Iya benar, malam kamis sekira jam 22.00 Wib ada salah satu pemuda warga saya yang baru pulang dari Bandar Lampung bernama Edo Wijaya, dan diketahui Edo Wijaya baru pulang dari Kota Bandung, Jawa Barat bekerja sebagai pengurus kuda, dia didatangi tim medis berseragam APD lengkap dirumah orang tua nya,” terang Sukarno.

“Yang pasti, lanjut Sukarno. Pemuda tersebut diketahui lari dari pemeriksaan karena di ketahui suhu tubuhnya mencapai 39%C. Namun pagi ini setelah di cek kembali suhu tubuhnya oleh tim medis dari puskesmas Menggala mengatakan, suhu tubuhnya sudah normal berada di 36%C, tetapi Edo harus tetap menjalani karantina selama 14 hari,” jelas sukarno.

Ditempat berbeda Pelaksana tugas (Plt) Direktur RSUD Menggala dr. Lukman Pura, Sp.PD-KGH saat di hubungi cahayalampung.com mengatakan, pasien atas nama Edo tidak dalam keadaan demam, ISPA, hasil LAB dan ronsen baik.

“Sekarang pasein dipulangkan untuk istirahat dirumah,” jelasnya. Jumat (10/4/2020).

Iwan, Paman Edo saat memberikan keterangan mengatakan, Edo tidak lari dari pemeriksaan.

“Edo bukan lari dari pemeriksaan takut karena Covid-19, hanya saja karena dia melihat mobil bus yang ditumpangi nya telah beranjak jalan, Edo takut ketinggalan kendaraan, akhirnya dia berlari mengejar mobil bus itu.” Jelas Iwan. (red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here