Beranda Peristiwa Mbah Karsumi Meninggal, Diduga Bukan Positif COVID19

Mbah Karsumi Meninggal, Diduga Bukan Positif COVID19

1964
0
BERBAGI

TULANG BAWANG – Mbah Karsumi (70) warga Rt 01 Rw 04 Kampung Boga Tama, Kecamatan Penawartama, Kabupaten Tulangbawang, Propinsi Lampung, meninggal dunia pada Kamis (9/4/2020) sore, diduga bukan karena positiv COVID19. Sebab, tak ada hasil Swab tes COVID19nya. Seperti yang disebutkan oleh Ketua Gugus Tugas COVID19 Lampung, Reihana.

Wanita lanjut usia (lansia) ini, sebelumnya memang dalam kondisi sakit sakitan sejak tiga tahun yang lalu. Riwayat sakitnya adalah pengapuran tulang belakang. Selama bertahun – tahun almarhum hanya bisa terbaring ditempat tidurnya. Diurus dan dirawat oleh Marisa, anak kandungnya yang tinggal bersamanya.

“Almarhum mbah Karsumi sudah tiga tahun sakit, tidak bisa jalan, tidak bisa kemana – mana. Selama dua tahun hidupnya ditempat tidurnya. Diurus sama anaknya,”ujar Kepala Puskesmas Sidoharjo, Erno, via ponselnya, Jumat (10/4/2020) malam.

Erno menambahkan, dirinya tidak paham dan tidak tahu secara detail tentang riwayat dinyatakan sebagai pasien positif COVID19 oleh Dinas Kesehatan Propinsi Lampung. Semasa hidupnya mbah Karsumi tidak pernah kontak dengan orang lain, terutama dengan orang dari luar daerah.

“Kalau untuk lebih jelasnya, nanti bapak hubungi Mas Anton, perawat yang tahu persis dengan riwayat kesehatan mbah Karsumi. Insya Alloh beliau tahu persisnya ya,”jelasnya singkat, via ponselnya.

Sementara, Anton, perawat di Puskesmas Sidoharjo, Kecamatan Penawartama, menerangkan, bahwa mbah Karsumi memiliki riwayat sakit pengapuran sumsum tulang belakang. Selama dua tahun hidupnya hanya bisa terbaring sakit.

Ia menerangkan, tiga tahun silam 2017/2018, pihak keluarga pernah membawa mbah Karsumi berobat ke Rumah Sakit Bumi Waras. Disana, didiagnosa pengapuran sumsum tulang belakang. Dirawat sekitar lima hari, oleh pihak keluarga dibawa pulang ke Boga Tama.

“Selanjutnya satu tahun yang lalu 2019, almarhum dibawa lagi ke rumah sakit Advent untuk dilakukan perawatan. Hanya beberapa hari dirawat, kemudian dibawa pulang lagi,”terangnya.

Nah, terakhir pada hari Sabtu (4/4/2020) almarhum dibawa lagi ke rumah sakit Urib Sumoharjo, Bandar Lampung. Kurang lebih satu minggu dirawat, namun kondisi kesehatannya memburuk dan pasien meninggal dunia. Pasien meninggal dunia pada Kamis (9/4/2020) sore. Jenazah langsung dikirim ke Boga Tama dengan menggunakan ambulance RS setempat.

“Jenazah tiba di Kampung Boga Tama, pada Jumat subuh sekitar pukul 03.30 wib, diantar dengan mobil ambulance dan langsung dimakamkan. Prosesi pemakaman, dilakukan langsung oleh warga disaksikan petugas puskesmas. Dan dilakukan dengan prosedur kesehatan menggunakan alat pelengkap diri (APD), sesuai perintah dari pihak yang mengawal jenazah,”paparnya.

Camat Penawartama, Sopiyan membenarkan almarhumah mbah Karsumi adalah salah satu warga Kampung Boga Tama, almarhumah memiliki riwayat sakit pengapuran sumsum tulang belakang. Selama hidupnya, almarhum hanya bisa terbaring ditempat tidurnya.

“Memang betul almarhumah memiliki riwayat sakit sudah lama. Sebelumnya telah dirawat di tiga rumah sakit dalam waktu yang berbeda. Karena kondisi kesehatannya memburuk dan usia tua pasien meninggal dunia di RS Urib Sumoharjo,”kata dia. (BUDI)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here