Beranda Kesehatan Aipda Muhajirin Sosialisasi dan Bubarkan Perkumpulan di Kedai Kopi Unit 2

Aipda Muhajirin Sosialisasi dan Bubarkan Perkumpulan di Kedai Kopi Unit 2

475
0
BERBAGI

TULANG BAWANG – Personil Tim Tekab 308  dari Polres Tulangbawang melakukan sosialisasi dan pembubaran terhadap puluhan orang, yang berkumpul di kedai kopi RINDU di jalan Ethanol Kampung Tunggalwarga, Kecamatan Banjaragung, Tulangbawang, dan sejumlah kedia lainnya, Sabtu malam, pukul 21.25 WIB (28/3/2020).

Dihadapan puluhan warga, Aipda M. Mujahirin melalui pengeras suara menyampaikan himbauan dan maklumat Kapolri tentang larangan berkumpul – kumpul, dalam upaya pencegahan virus Corona atau COVID19.

“Assalamualaikum, mohon maaf kepada seluruh warga yang sedang berkumpul – kumpul ditempat ini untuk mendengarkan sosialisasi dan Intruksi dari Kapolri tentang larangan berkumpul terkait dengan upaya pencegahan penyebaran virus Corona,”kata dia dengan pengeras suaranya.

Jirin juga menghimbau kepada seluruh warga yang ada, untuk segera mengindahkan dan melaksanakan apa yang telah diintruksikan oleh Kapolri. Semua warga diwajibkan untuk patuh dan melaksanakan instruksi tersebut.

“Kami berikan waktu sepuluh menit untuk meninggalkan lokasi ini. Silahkan habiskan makanan dan minuman dalam waktu sepuluh menit. Silahkan bayar pesanan makanan dan minuman kalian, setelah itu silahkan bubar dan kembali ke rumah kalian masing – masing,”tegasnya.

Tak lupa, Jirin juga menyampaikan permohonan maaf kepada pemilik dan pengelola kedai RINDU atas adanya penertiban dan pembubaran paksa tersebut. Ia juga menghimbau kepada pemilik kedai agar ikut serta dalam upaya pencegahan virus Corona.

Anggota Tekab 308 senior ini juga menyampaikan, petugas tidak melarang para warga masyarakat untuk berkumpul untuk berbelanja barang, makanan dan minuman dimana saja, dengan syarat dibungkus untuk disajikan di rumah masing – masing, guna menghindari dan mencegah penyebaran Corona.

Selain kedai RINDU, seluruh lokasi yang menjadi ajang perkumpulan disisir oleh petugas. Hal itu dilakukan sebagai bentuk nyata dan peran aktif untuk mewujudkan upaya pencegahan penyebaran bahaya virus mematikan itu. (SBP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here