Beranda Lifestyle Menyambut Tahun 2019, Rutan II B Menggala gelar dzikir dan doa bersama

Menyambut Tahun 2019, Rutan II B Menggala gelar dzikir dan doa bersama

444
0
BERBAGI

MENGGALA — Dipenghujung tahun 2018, penghuni Rumah Tahanan (Rutan) kelas II B Menggala, dalam rangka menyambut tahun 2019. Menggelar Dzikir dan Doa Bersama, dengan tema : “Tingkatkan iman, dekatkan diri dengan Allah”.

Acara dzikir dan doa bersama dihadiri oleh Kepala Rutan Kelas II B Menggala Wawan Irawan, A.Md.IP., SH, beserta staf, anggota jaga, nara pidana (Napi) dan tahanan muslim. Dengan penceramah Ketua MUI Tulangbaang Ustad H. Yantori.

“Kegiatan ini sebagai refleksi akhir tahun 2018, kami adakan dzikir dan doa bersama sekaligus berharap kehidupan yang lebih baik di tahun 2019,” kata Kepala Rutan kelas II B Menggala, Wawan Irawan, kepada wartawan Senin (31/12/2018).

Kegiatan berlangsung di halaman dalam Rutan kelas IIB Menggala. Selain itu digelar doa bersama dan tausiah dipimpin ustad H. Yantori.

Dikatakan Wawan Irawan, kegiatan pada akhir tahun itu sengaja digelar untuk mengajak para tahanan merefleksikan kehidupan yang sudah dilalui selama ini. Diharapkan, warga binaan yang melakukan kesalahan di masa lalu tidak diulangi lagi.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengingatkan kepada para warga binaan bahwa suatu saat semua orang akan kembali ke pangkuan-Nya, sehingga harus punya bekal amal yang baik yang salah satunya dengan membaca ayat-ayat alquran,” jelasnya.

Wawan Irawan, mengatakan kegiatan ini akan rutin digelar di Rutan kelas II B Menggala. Dengan harapan, para Napi dan tahanan akan memiliki kualitas keimanan yang semakin baik lagi. Sehingga mereka tidak mengulangi perbuatannya lagi dan diharapkan lebih percaya diri saat kembali dan bergaul dengan masyarakat.

“Kami ingin Rutan ini berkonsep pesantren dan kegiatan ini bisa dilakukan rutin dua kali dalam sebulan,” imbuh dia.

Sementara itu, seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan khidmat. Mengenakan baju koko dan kopiah, mereka duduk bersila dengan rapi dan mengikuti dzikir dan doa bersama dengan khusyuk. Bahkan sebagian tahanan tampak menitikkan air mata. (red)