Beranda Lifestyle Berkelakar Logat Lampung Menggala

Berkelakar Logat Lampung Menggala

191
0
BERBAGI

Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2020, di Banjar Masin, Provinsi Kalimantan Selatan. PWI Kabupaten Tulangbawang, Provinsi Lampung, mengirimkan lima orang delegasi untuk menghadiri Event Nasional tahunan yang jatuh pada tanggal 9 Februari 2020.

Rombongan PWI Tulangbawang menginap di Swiss Belhotel Borneo Banjarmasin, setelah mengikuti rangkaian kegiatan HPN selama tiga hari, tepat nya pada hari Minggu 9 Februari 2020 pukul 16:30 WITA. Rombongan PWI Tulangbawang berenang di kolam hotel, dengan kebiasaan seperti sehari-hari mereka berkelakar menggunakan bahasa daerah Lampung Menggala, berharap yang mendengar tidak mengerti karena berada di Banjarmasin.

Seteleh berenang cukup lama, Ketua PWI Tulangbawang Abdul Rohman SH, mengajak Sekretaris PWI Erwinsyah, dan Alamasyah, Pah Ram Balap Nangei (Ayo kita balapan berenang) baru satu dua kali putaran berenang kita sudah ngos-ngosan.

Ditengah kebisingan kami berkelakar sembari berenang, ada seseorang berbadan tegap mondar-mandir berenang, dengan menggunakan logat Lampung Menggala Ketua PWI Tulangbawang berkelakar, Erwin, Ragah ejow kuat temen tejang napas Mak payah-payah bolak balik nangei (Laki ini kuat betul panjang napas tidak capek-capek bolak balik berenang). Kelakar Ketua PWI ini menjadi perhatian dari peria bertubuh tegap yang mondar mandir berenang, tapi rombongan PWI Tulangbawang juga yakin orang di sekitar kolam renang tidak bakal tau apa arti yang mereka bicarakan.

Karena melihat Suhirmansyah berenang tapi badannya tenggelam, Ketua PWI Tulangbawang meminta Erwin, Ajar Pai Suhir Nangei (Ajari dulu Suhir berenang), tiba-tiba seseorang yang berenang bolak balik tadi menyawut, sembari berkelakar Dengan bahasa Lampung Menggala, Nangei (Berenang) di Bujungtenuk, sontak kami kaget dan berhenti sejenak dari berenang. Karena nama tempat yang disebutnya ada di Kecamatan Menggala.

Lelaki bertubuh tegap ini langsung, bercerita kalau dia asli orang Menggala nama saya Rio Tangkari Kapolres Bau Bau, putra dari Bapak Iwan Tangkari dan ibu Mince. Saya sepupu dari Ketua PWI Lampung Supriyadi Alfian.

Ternyata Indonesia ini tidak luas-luas amat, ditempat sangat jauh kita masih bisa berjumpa dengan orang asli peribumi Tulangbawang, walaupun sudah menjabat sebagai Kapolres masih mau menyapa masyarakat biasa.

Beruntung rombongan PWI Tulangbawnag berkelakar tidak berlebihan, coba kalau kita ngomong yang aneh-aneh waduh bisa-bisa kami masuk penjara kelakar Ketua PWI didepan Rio Tangkari Kapolres Bau Bau…****

Penulis
Abdul Rohman SH
Ketua PWI Tulang Bawang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here