Beranda Lifestyle Abdul Rohman: Umat Islam Seluruh Dunia Rindu Mengunjungi Kota Suci

Abdul Rohman: Umat Islam Seluruh Dunia Rindu Mengunjungi Kota Suci

220
0
BERBAGI

MAKKAH–Umat Islam seluruh dunia rindu ingin mengunjungi kota suci Mekkah dan Madinah. Hari ini terakhir kami di Kota suci Madinah, Selasa (24/12/2019), untuk menjalankan ibadah umroh ke Kota Suci Mekkah.

Berbagai rangkayan kegiatan di kota suci Madinah sudah dijalankan. Minggu (22/12/2019) ziarah ke Masjid Nabawi makam Baqi dan mengunjungi Masjid – Masjid di sekitar Nabawi, seperti Ghomamah.

Kemudian pada Hari Senin (23/12/2019), bersama rombongan berkunjung ke Masjid Quba, kebun kurma, jabal uhud. Perjalanan begitu mengesankan, kita di ajak ke tempat-tempat bersejarah.

Pada hari berikutnya Selasa (24/12/2019), hari terakhir akan meninggalkan Masjid Nabawi dan Kota Madinah. Kota Kecintaan Rasulullah, kota di mana kita berada dekat dengan Rasulullah. Berpamitan kepada Rasulullah (Wada Rasulullah) sebelum meninggalkan madinah.

Kota Madinah begitu indah dan sejuk dimana tempat ini di jelaskan didalam Al-Qur’an salah satu kota suci dimana Rasullah dimakamkan di Masjid Nabawi yang didalam nya ada tempat-tempat mustajab jika kita berdoa, Raudoh salah satunya.

Madinah menjadi kota penting bagi umat Islam. Puluhan ribu orang berkunjung ke kota ini tiap hari. Tak lain, karena di kota ini berdiri masjid Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassallam, Masjid Nabawi.

Di dalam masjid ini bersemayam jazad manusia yang sangat dicintau umat Islam di seluruh duni, Rasulullah dan dua sahabat utamanya; Umar bin Khathab dan Abu Bakar. Tentu saja, ribuan orang tersebut datang untuk menziarahi Masjid Nabawi dan makam baginda Rasulullah beserta sahabatnya.

Selain itu, shalat di Masjid Nabawi pahalanya sangat istimewa. Kata Rasulullah, seperti diriwayatkan Imam Bukhari, “Pahala shalat di masjidku ini seribu kali lebih baik dari pahala shalat di masjid yang lain, kecuali di Masjidil Haram.”

Masih ada lagi keutamaan dari kota yang dulu bernama Yatsrib ini, antara lain: Pertama, keberkahannya dua kali lipat keberkahan Makkah. Itu seperti doanya Rasulullah, berdasarkan hadis Bukhari dan Muslim. “Ya Allah, jadikanlah keberkahan di Madinah dua kali lipat dari keberkahan di Makkah.”

Kedua, Madinah negeri yang baik. Rasulullah bersabda: “Madinah itu adalah negeri yang baik. Dan ia akan menyingkirkan para penjahatnya sebagaimana api yang menyingkirkan kotoran perak.” [HR: Hadits Muslim no.2454]

Ketiga, selamat dari fitnah Dajjal : Rasulullah bersabda “Tidak ada satu negeri pun kecuali akan didatangi (dikuasai) Dajjal kecuali Makkah dan Madinah. Tidak ada satu celah pun di negeri tersebut kecuali ada malaikat yang menjaganya. Kemudian Dajjal datang ke suatu daerah -di luar Madinah- yang tanahnya bergaram. Bergoyanglah Madinah tiga kali, Allah keluarkan dengan sebabnya semua orang kafir dan munafiq dari Madinah.” (HR. Muslim no. 2943)

Keempat, tempat utama untuk wafat : “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa di antara kalian mampu meninggal dunia di Kota Madinah hendaknya ia melaksanakannya, sesungguhnya aku akan bersaksi bagi siapa saja yang meninggal di Kota Madinah.” (HR Ibnu Majah)

Kelima, kata yang aman. Madinah, kata Rasulullah yang dinukil Imam Muslim, adalah Negeri Haram (tempat suci).

Dari Bandara Sukarno Hatta, Sabtu pagi (21/12/2019) 09:00 WIB pesawat kami take off menuju bandara Kink Abdul Aziz pukul 15:15 waktu Madinah. Kesempatan untuk menjalankan sholat pardu lima waktu dalam satu hari, dan sholat sunah tidak kita sia-siakan untuk beribadah di Masjid Nabawi.

Minggu pagi 02:20 Waktu Madinah (22/12/2019) kami berangkat langsung menuju raudah berdekatan makam Rasulullah, tentunya tidak mudah untuk menuju Raudah perlu kesabaran. Karena kita harus antri berdesak-desakan dengan umat Islam dari berbagai dunia.

Jam 08:30 waktu Madinah pagi bersama pembimbing Ustadz Fachri membaca doa khatam Quran sekaligus berpamitan kepada Rasulullah SAW. Setelah Wada Rasulullah, kamipun mandi ihrom sebelum shalat dzuhur.

Begitu semangat umat Islam dari seluruh penjuru dunia, ingin mengunjungi makam nabi besar Muhammad SAW, walaupun harus berdesakan tapi tetap sabar menunggu. Setelah sampai di raudah begitu padatnya, dan sap paling indah di dunia ini ada di raudah tidak ada jarak sedikitpun celah untuk melewati barisan sap yang begitu rapat sekali.

Umat islam yang berkumpul dari seluruh dunia ini berjiarah ke makam Rasulullah, tentunya mengharapkan pengakuan sebagai umatnya. Dan berharap kelak di akherat mendapat safaat Rasulullah.

Selasa (24/12/2019), 13:45 Waktu Madinah kami melaksanakan Satu, Membersihkan Diri dengan Mandi Junub di hotel, dua, kemudian Menggunakan Pakaian Ihram dan Niat dari Miqat Masjid Bir Ali bertolak menuju Mekah untuk melaksanakan ibadah umroh. Sampai di Makkah pukul 20:30 Waktu Makkah langsung menuju Kakbah untuk melaksanakan ibadah umroh selanjutnya yang ke tiga Membaca Talbiyah selama Perjalanan menuju Mekkah, empat, Masuk Masjidil Haram dan Mencium Hajar Aswad Ketika memasuki Masjidil Haram, dianjurkan untuk membaca doa masuk masjid dan mendahulukan kaki kanan. Setelah itu mulai menghadap Hajar Aswad dan mengusap lalu mencium batu tersebut.

Jika tidak memungkinkan, maka cukup memberi isyarat berupa lambaian tangan, lima, Tawaf sebanyak 7 Kali, enam, Sholat 2 Rakaat di Depan Makam Nabi Ibrahim, tujuh, Beristirahat dan Minum Air Zam-zam, delapan, Melakukan Sa’i Sebanyak 7 Kali, sembilan, Bertahallul selesai pukul 01:00 waktu Makkah.

Labbaik Allahumma Labbaik, Labbaika la syarika laka labbaik, Inna al hamda wa an ni’mata laka wa al mulka la syarika laka.

Abdul Rohman SH
Ketua PWI Tulangbawang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here