Beranda Lifestyle Yusman geram pasar banjir, akibat sampah menumpuk dan drainase tersumbat

Yusman geram pasar banjir, akibat sampah menumpuk dan drainase tersumbat

331
0
BERBAGI

TULANGBAWANG – Kepala kampung Dwi Warga Tunggal Jaya, Kecamatan Banjar Agung Yusman geram terkait sampah yang menumpuk di sudut-sudut pasar modern unit dua, akibatnya kalau musim penghujan drainase jadi tersumbat oleh sampah-sampah yang terbawa arus air hujan.

Dijelaskan Yusman, perihal pemberitaan pasar modern unit dua tergenang banjir saat musim hujan, sampah yang menumpuk menimbulkan bawu tidak sedap. Kenapa tidak mendapat respon yang positif dari pengelola pasar modern unit dua, dan Dinas Tata Ruang dan Perdagangan Tulangbawang.

“Sudah beberapa kali media online maupun cetak yang memberitakan pasar modern unit dua ini, bukannya jadi lebih baik setelah di beritakan oleh media, tapi sebaliknya sampah menumpuk di sudut-sudut pasar, akibatnya kalau musim penghujan drainase tersumbat oleh sampah sampah yang terbawa arus air yang masuk ke drainase,” terangnya.

Masyarakat bisa melihat potret bagaimana keadaan pasar modern unit dua jika musim hujan sudah mulai tiba pasti banjir, bahkan banjirnya tidak di areal pasar saja, bahkan sampai-sampai jalan lintas timur, jalan nasional yg ada di depan pasar modern unit dua tergenang air.

Hal itu di perparah dengan buruknya kondisi drainase saat hujan deras, air bahkan bisa meluap setinggi mata kaki orang dewasa.

Imbasnya terjadi penurunan pengunjung pasar, hal ini pun di keluhkan sejumlah pedagang lantaran pendapatan mereka berkurang.

“Ya mau gimana lagi,  kalu hujan pasar jadi sepi, karena jarang pembeli datang. Beberapa teman pedagang juga memilih tutup,  khususnya  yang berjualan di pinggir jalan,” keluh bagus (33) salah satu pedagang yang ada di pasar modern unit dua.

Hal senada juga di akui oleh Ririn (25) warga purwajaya yang selalu berbelanja kepasar modern unit dua Banjar agung.
Tapi, sejak musim penghujan datang ia harus mengurangi kegiatannya tersebut.

“Kalau banjir susah masuk pasar, jadi saya lebih memilih berbelanja di warung kecil yang jualan sayur dan sembako,” sebutnya.(Akif/red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here