Beranda Tulang Bawang Barat Pemkab Tubaba Ikuti Pengukuhan Bersama Tim Tanggap Insiden Siber oleh BSSN

Pemkab Tubaba Ikuti Pengukuhan Bersama Tim Tanggap Insiden Siber oleh BSSN

25
0
BERBAGI

DEPOK – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengukuhkan secara bersama Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) Sektor Administrasi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Tahun 2026 di Auditorium dr. Roebiono Kertopati BSSN, Kota Depok, Jawa Barat, Selasa (06/10/2026).

Pengukuhan bersama tersebut diikuti 59 instansi, termasuk Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan dan ketahanan siber pada sektor pemerintahan dan pembangunan manusia, khususnya dalam menghadapi ancaman serta insiden keamanan siber yang dapat mengganggu layanan digital pemerintah.

Kegiatan diawali dengan laporan penyelenggaraan oleh Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia BSSN, Dr. Sulistyo, S.Si., S.T., M.Si.

Dr. Sulistyo menegaskan pengukuhan bersama TTIS bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi penegasan terhadap mandat dan tanggung jawab yang melekat pada setiap TTIS yang telah terregistrasi.

“Pengukuhan bersama TTIS merupakan bentuk penegasan terhadap mandat dan tanggung jawab yang harus diemban oleh TTIS yang teregistrasi,” ujarnya.

Menurutnya, TTIS memiliki peran penting dalam memperkuat tata kelola keamanan siber di masing-masing instansi. TTIS diharapkan mampu menjalankan fungsi keamanan siber secara terstruktur, mulai dari pencegahan, deteksi, penanggulangan hingga pemulihan ketika terjadi insiden.

Sementara itu, Kepala BSSN Letnan Jenderal TNI (Purn.) Drs. Nugroho Sulistyo Budi, M.M., M.Han., dalam sambutannya menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia dalam membangun ketahanan siber.

“Belajar dari pengalaman yang pernah terjadi, berkaitan dengan insiden siber itu banyak disebabkan oleh faktor people atau sumber daya manusianya,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menegaskan penguatan keamanan siber tidak hanya berkaitan dengan teknologi dan sistem, tetapi juga membutuhkan SDM yang memiliki kesadaran, kompetensi, dan kesiapan menghadapi potensi ancaman.

Pada rangkaian yang sama, Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Gerindra Dapil Sumatera Utara II, Sabam Rajagukguk, menyampaikan keynote speech bertema “Membangun Ketahanan Siber dalam Menjaga Layanan Digital Agar Manfaat Pembangunan Sampai kepada Rakyat”.

Sabam menyampaikan harapan agar pembentukan TTIS dapat semakin memperkuat ketahanan siber nasional, terutama dalam menjaga layanan digital yang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Semoga dengan pembentukan TTIS, BSSN dapat membangun ketahanan siber dalam menjaga layanan digital, sehingga manfaat pembangunan akan sampai kepada rakyat,” kata Sabam.

“TTIS memastikan seluruh layanan digital bagi pembangunan dan kepentingan masyarakat harus terjaga,” lanjutnya.

Menanggapi pengukuhan tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Tubaba Aidil Pattikraton, S.T., menyampaikan keberadaan TTIS merupakan bagian penting dalam transformasi pemerintahan digital di daerah.

“TTIS Tubaba adalah keharusan dalam transformasi pemerintahan digital. TTIS Tubaba bukan hanya menangani insiden siber, tetapi juga menjaga kedaulatan data dan informasi digital demi layanan digital yang aman,” ujar Aidil.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here