BANDAR LAMPUNG – Ketua I Tim Penggerak PKK Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Ana Nadirsyah, menghadiri pembukaan Festival LASQI Nusantara Jaya Tingkat Provinsi Lampung yang digelar di Balai Keratun Lantai 3, Kantor Gubernur Lampung.
Pembukaan festival turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, yang mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.
Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur menyampaikan pembangunan masa depan Lampung membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki pendidikan dan keterampilan, tetapi juga landasan moral dan spiritual yang kuat.
Karena itu, Pemprov Lampung menghadirkan program Satu Desa Satu Sarjana dan Satu Desa Satu Hafiz Quran sebagai upaya membangun generasi muda, khususnya dari desa.
“Melalui Satu Desa Satu Sarjana, kita ingin memberikan kesempatan kepada anak-anak Lampung, khususnya yang berasal dari desa, untuk mendapatkan pendidikan tinggi dan memiliki ilmu serta keterampilan yang dapat menjadi bekal untuk membangun masa depan,” ujar Gubernur.
Sementara melalui program Satu Desa Satu Hafiz Quran, Pemprov ingin membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kekuatan spiritual, akhlak yang baik, serta kedekatan dengan Al-Qur’an.
“Kita ingin membangun dua kekuatan sekaligus, kekuatan ilmu dan kekuatan iman,” katanya.
Menurut Gubernur, pendidikan tinggi dan penguasaan ilmu pengetahuan serta teknologi harus berjalan seiring dengan pembentukan karakter dan nilai-nilai agama. Generasi muda Lampung diharapkan mampu berkembang secara akademik dan profesional tanpa kehilangan akar nilai yang menjadi pedoman hidup.
Gubernur menegaskan, Pemprov Lampung memberikan perhatian terhadap ruang-ruang kreativitas yang dapat membentuk generasi muda menjadi pribadi cerdas, kreatif dan berprestasi, namun tetap berakhlak dan berlandaskan nilai agama.
Sementara itu, Ketua DPW LASQI Nusantara Jaya Provinsi Lampung, Agnesia Bulan Marindo, mengatakan festival tersebut tidak semata menjadi ajang mencari juara, tetapi juga ruang untuk menghidupkan, mengembangkan, dan mewariskan seni Islami kepada generasi penerus.
Ia berharap seni Islami dapat menjadi bagian dari pembentukan karakter sekaligus mendorong generasi muda untuk terus mengembangkan bakat dan kreativitasnya.
Kehadiran Ketua I TP PKK Tubaba Ana Nadirsyah menjadi bentuk dukungan Pemkab Tubaba terhadap kegiatan yang mendorong pelestarian seni, budaya, dan nilai-nilai keagamaan.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dan lembaga seni keagamaan seperti LASQI, diharapkan pembinaan seni Islami terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan karakter masyarakat di Provinsi Lampung, termasuk di Kabupaten Tulang Bawang Barat.(red)













