Beranda Tulang Bawang Ketua IDI Tulang Bawang Imbau Dokter Jaga Marwah Profesi: Melayani dengan Hati...

Ketua IDI Tulang Bawang Imbau Dokter Jaga Marwah Profesi: Melayani dengan Hati dan Santun

38
0
BERBAGI

TULANG BAWANG – Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Tulang Bawang masa bakti 2025–2028 dr. Thabrani Putra, Sp.PD., FINASIM, mengimbau seluruh anggota IDI Cabang Tulang Bawang agar tetap profesional dalam menjalankan tugas dan menjaga marwah profesi.

Hal tersebut disampaikan dr. Thabrani saat dihubungi media ini, Sabtu (08/08/2026).

Di tengah dinamika sistem kesehatan saat ini, dr. Thabrani mengingatkan bahwa profesi dokter tidak hanya menuntut keahlian medis, tetapi juga sikap kemanusiaan.

“Kita memang lelah dengan segala sistem kesehatan yang ada saat ini. Kita tetap manusia biasa yang tidak luput dari salah kata atau pun sikap. Tapi di balik setiap antrian, setiap keluhan, dan setiap tatapan penuh harap, ada seseorang yang sedang berjuang untuk mendapatkan kesempatan sembuh,” ujarnya.

Menurutnya, yang paling diingat pasien seringkali bukan hanya obat yang diberikan, melainkan bagaimana mereka diperlakukan.

“Terkadang, yang paling diingat pasien bukan hanya obat yang diberikan, tetapi juga bagaimana mereka diperlakukan. Sebuah senyuman, kesabaran untuk mendengarkan, penjelasan yang tulus, dan kata-kata yang menenangkan dapat menjadi bagian dari proses penyembuhan,” jelasnya.

dr. Thabrani menegaskan, sebagai dokter, setiap insan medis mengemban amanah besar dari masyarakat.

“Sebagai dokter, kita tidak hanya mengemban ilmu pengetahuan, tetapi juga amanah kemanusiaan. Etika, empati, dan profesionalisme adalah fondasi yang menjaga kepercayaan masyarakat kepada profesi yang kita cintai,” katanya.

Ia mengajak seluruh dokter di Tulang Bawang untuk terus menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan dengan hati yang tulus.

“Mari terus menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan dengan hati yang tulus, tutur kata yang santun, dan sikap yang penuh kepedulian. Karena setiap pasien bukan sekadar kasus, melainkan manusia yang menitipkan harapan kepada kita,” tutur dr. Thabrani.

Melayani dengan hati, merespons dengan santun. Bersama kita jaga marwah profesi dan terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang bermartabat.

dr. Thabrani juga berbagi refleksi pribadinya sebagai seorang dokter.

“Saya pribadi pun kadang tidak luput dari salah, namun saya selalu bersujud kehadirat Allah SWT dan meyakinkan Allah dalam sujud ku, bahwa niat dan apa yang saya lakukan adalah sebuah ketulusan menjaga setiap sel dalam tubuh manusia yang Allah ciptakan dengan Ilmu yang Allah titipkan di dalam tubuhku sebagai Dokter,” pungkasnya. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here