Beranda Parlemen Lesty Putri Utami Gelar Sosperda Nomor 3 tahun 2020 Tentang Pencegahan dan...

Lesty Putri Utami Gelar Sosperda Nomor 3 tahun 2020 Tentang Pencegahan dan Pengendalian Covid 19

5
0
BERBAGI

Cahayalampung.com – Anggota DPRD Provinsi Lampung Lesty Putri Utami melakukan Sosperda Nomor 3 tahun 2020 tentang pencegahan dan pengendalian covid 19 di Balai Desa Wonodadi Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (04/09/2021).

Dalam Sosperda yang juga dihadiri Kepala Desa Wonodadi dan Petugas dari puskesmas Tanjung Sari, dr. Ria Handayani tersebut, Lesty menyampaikan data jumlah sasaran vaksinasi Covid-19 di Provinsi Lampung yang mencapai 5.709.734 orang.

“Terbagi tiga kelompok, sebanyak 1.163.426 orang terdiri atas kelompok SDM Kesehatan 35.601 orang, kelompok petugas publik 409.854 orang, dan kelompok lansia 717.971 orang,” terangnya.

Dari data tersebut, kelompok Lansia realisasi pelaksanaan vaksinasi masih rendah, vaksinasi I sebanyak 230.347 orang tatau 19,80 persen, vaksinasi II sebanyak 179.558 orang atau 15.43 persen.

Sedangkan kelompok SDM kesehatan realisasi vaksinasi I sebanyak 34.590 orang (97,16 persen), vaksinasi II sebanyak 32.496 orang (91,28 persen). Kelompok petugas publik realisasi vaksinasi I 167.666 orang (40,91 persen), dan vaksinasi II 123.883 orang (30,23 persen).

Beberapa waktu lalu Kepala Dinkes Lampung dr Reihana mengatakan, petugas akan melakukan skema vaksinasi untuk kelompok lansia dengan cara mendatangi dari rumah ke rumah (door to door).

Politisi PDI Perjuangan tersebut mengapresiasi kinerja Dinas Kesehatan Lampung dalam mengejar target sasaran program vaksinasi Covid-19 dengan melakukan upaya mendatangi rumah ke rumah (door to door) warga lanjut usia (Lansia).

Upaya tersebut, kata dia, sebagai cara untuk mempercepat realisasi pelaksanaan vaksinasi kepada sasaran kelompok lansia, sehingga tercapai herd immunity (kekebalan tubuh).

“Mengingat lansia banyak masalah untuk mendatangi tempat vaksinasi, maka Saya sangat mengapresiasi kinerja Dinkes Lampung untuk melakukan pelayanan dengan dibuat skema home visit atau door to door,” kata Lesty.

Menurut Lesty, skema vaksinasi home visit untuk kelompok lansia, tidak saja untuk mempercepat program vaksinasi dalam upaya herd immunity, tapi juga untuk menekan laju angka kematian pada kelompok lansia, yang belakangan masih sangat tinggi.

Ia mengatakan, angka kematian pasien positif Covid-19 untuk kelompok Lansia berusia di atas 60 tahun masih tinggi di Provinsi Lampung.

“Mayoritas pasien positif lansia dengan memiliki dua penyakit kormobid (bawaan),” tambahnya.

Setelah melakukan sosialisasi, selanjutnya, Lesty menyempatkan diri mendatangi berapa rumah warga yang terdampak Covid-19 untuk beramah tamah sekaligus memberikan bingkisan berupa sembako. “Semoga bantuan ini bermanfaat bagi penerimanya,” tutupnya. (AY)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here