Beranda Lifestyle Dua Tahun Kepemimpinan, Program Unggulan Win – Hendri 80 Persen Terealisasi

Dua Tahun Kepemimpinan, Program Unggulan Win – Hendri 80 Persen Terealisasi

124
0
BERBAGI

Cahayalampung.com, Banjar Agung—Dua Tahun Kepemimpina Hj Winarti SE MH dan Hendriwansyah (Win-Hendri) 2019, 25 Program unggulan Bupati Tulangbawang Hj Winarti SE MH dan wakil Bupati Hendriwansyah sudah 80 persen terealisasi, salah satunya menghidupkan ekonomi kreatif di kabupaten Tulangbawang.

Hal ini dikatakan Bupati Tulangbawang Hj Winarti SE MH, saat membuka seminar usaha ekonomi kerakyatan dan ekonomi kreatif Kabupaten Tulangbawang Tahun 2019, di Panorama Resort Wisata Alam, Jalan Etanol Unit II, Kampung Warga Makmur Jaya, Kecamatan Banjaragung, Kabupaten Tulangbawang. Selasa (17/12/2019).

Winarti mengatakan, Bergerak Melayan Warga (BMW) bukan hanya selogan tapi program yang langsung dirasakan masyarakat. Melihat masa depan dengan kebersamaan, komitmen salah satu nya kita melaksanakan seminar ekonomi kreatif.

“Hari ini kita buktikan dengan menggelar acara Festival dan seminar usaha ekonomi kerakyatan dan ekonomi kreatif, dengan cara sumbangan mengumpulkan insentif OPD, Sekda, Bupati agar acara ini bisa terlaksana,” jelasnya.

Saya mengajak investor untuk ber investasi di kabupaten Sai Bumi Nengah Nyappur karena potensi nya sangat bagus di bidang pertanian, perikanan, kerajinan, tempat wisata yang jika di kembangkan akan mempercepat kemajuan, dan bisa membuka lapangan pekerjaan.

“Tentunya perlu kerja gotong royong bersama, agar investor tertarik ber- investasi di kabupaten Tulangbawang,” harapnya.

Pelaku ekonomi di kabupaten Tulangbawang dari 15 kecamatan berjumlah 973 usaha kecil di bawah nawungan Pemkab Tulangbawang di Tahun 2019.

“Pada Tahun 2019 ini melalui anggaran APBD kita kucurkan Rp9 miliar untuk kelompok usaha yang ada di kabupaten Tulangbawang,” jelasnya.

Lanjut Winarti, upaya untuk menggerakkan sektor ekonomi kreatif memerlukan kebersamaan, memerlukan sinergi dari semua pihak pelaku ekonomi kreatif. Salah satunya melalui temu kreatif yang melibatkan para pelaku industri dan ekonomi kreatif untuk curah pikiran, curah gagasan, berbagi pengalaman, unjuk kerja, unjuk kreativitas untuk kemajuan sektor ini.

“Industri kreatif juga butuh sinergi dan kerjasama antara para inventor dengan para investor. Sinergi ini akan mendorong karya-karya kreatif mendapatkan nilai tambah yang lebih besar. Menghadapi tantangan yang semakin berat ke depan, kita perlu memperkuat kemampuan industri kreatif untuk bersaing dengan produk-produk ekonomi kreatif. Keterkaitan dengan sektor-sektor lain baik ke belakang, dengan pemasok maupun keterkaitan ke depan yang menyerap subsektor ekonomi kreatif perlu diperkuat,” ujarnya.

Ditempat yang sama sambutan Gubernur Lampung Ir. Arinal Djunaidi yang di wakili DR Agus Nompitu Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Lampung, memuji Bupati Tulangbawang dengan semangat yang luar biasa, serta ketangguhan tentunya kemjuan Tulangbawang akan cepat terlaksana.

“Ekonomi kreatif sebagai Tulang punggung Indonesia, kita harus pelihara ekonomi kreatif yang ada. Terbukti hari ini kita sudah sama-sama saksikan Tulangbawang meraih penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) katagori “Pemerintah Kabupaten yang memberikan bantuan dana terbanyak untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM),” jelasnya.

Rekor Muri Ini membuktikan bahwa Tulangbawang sangat peduli dengan UMKM, se Indonesia baru Tulangbawang yang memberikan bantuan terbesar untuk ekonomi kreatif.

“Ini bisa menjadi contoh, kabupaten Kota se Indonesia, langkah yang diambil oleh Bupati Tulangbawang menempatkan ekonomi kreatif didalam 25 program unggulannya,” katanya.

Sejalan dengan implementasi Visi dan Misi Pemerintah Provinsi Lampung 2019-2024 yang salah satunya adalah mengembangkan ekonomi kreatif, UMKM dan koperasi melalui mengembangkan sentra-sentra ekonomi kreatif berbasis sumberdaya dan keunggulan lokal.

Maka Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengharapkan peran aktif dari semua pihak baik itu Pemerintah Daerah, Akademisi, Pelaku Usaha, Komunitas dan Media dalam Implementasi Rindekraf di daerah. Dan Pemerintah Kabupaten/Kota dapat menyinergikan rencana dan strategi dari kebijakan Rindekraf ke dalam dokumen perencanaan daerah.

“Kita semua harus memberikan perhatian khusus agar Pertumbuhan ekonomi kreatif di Provinsi Lampung semakin menggeliat, dapat menggerakan roda perekonomian sekaligus dapat menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat menuju Lampung Berjaya,” papar DR Agus Nompitu menyampaikan sambutan Gubernur Lampung. (red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here