Beranda Lifestyle Dihadapan Ketum PWI, Sekdakab Tuba Perkenalkan 25 Program Win-Hend

Dihadapan Ketum PWI, Sekdakab Tuba Perkenalkan 25 Program Win-Hend

87
0
BERBAGI

MENGGALA — Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tulangbawang (Tuba) Anthoni perkenalkan 25 program yang digagas Bupati dan Wakil Bupati Tulangbawang Winarti-Hendriwansyah (Win-Hend) kepada Ketua Umum (Ketum) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Atal S Depari.

Hal itu diungkapkan Anthoni, ketika melaksanakan ramah tamah bersama Atal di Panorama Resor di Jalan Ethanol Unit ll, Banjaragung, Selasa 19 Novemember 2019 malam.

Anthoni mengatakan, Kabupaten Tulangbawang dengan semboyan Sai Bumi Nengah Nyappur memiliki luas 3500 KM persegi terdiri dari 147 kampung dan empat kelurahan dengan 15 kecamatan.

“Di kepemimpinan Winarti-Hendriwansyah, berkomitmen membangun Kabupaten Tulangbawang semakin baik dan maju dengan merumuskan 25 program dengan empat pendekatan,” kata Anthoni.

Anthoni menjelaskan, dari 25 program yang digagas salah satunya yakni berupa upaya pengurangan tingkat pengangguran dengan memberdayakan kelompok-kelompok kecil di tingkat kampung.

“Program itu berupa pemberian bantuan senilai Rp20 juta untuk membangun kelompok usaha ekonomi kreatif para pemuda maupun kelompok ibu-ibu pengajian,” ujar dia.

Kemudian, untuk mengurangi warga miskin dengan memberi bantuan santunan kematian, disabilitas, dan sejumlah bantuan lainnya.

“Ini adalah salah satu bentuk keadilan dalam pembangunan yang dapat dirasakan seluruh masyarakat Tulangbawang,” kata Antoni.

Selain itu, lanjut Anthoni, Tulangbawang kini memiliki MPP yang terintegrasi dengan beberapa lembaga vertikal. Anthoni berharap, dengan kehadiran Atal di Tulangbawang dapat mengelaborasi program tersebut.

Anthoni menyinggung, soal stigma pers yang dianggap menakutkan. Namun, dia berharap dengan kehadiran Atal, penilaian itu akan dapat memberikan pandangan baru.

Atal mengaprsiasi kegiatan yang dilaksanakan PWI Cabang Tulangbawang dengan Pemkab Tulangbawang. Menurut dia, seorang jurnalis dalam melaksanakan tugas jurnalistiknya dituntut tidak membuat berita bohong.

“Saya kagum dengan kegiatan ini, karena sudah satu tahun menjabat baru kali ini saya menghadiri kegiatan seperti ini,” kata Atal.

Atal menyatakan, seorang jurnalis sangat berperan penting dalam memberikan informasi luas kepada khalayak ramai. Melalui berita dari karya seorang jurnalis, maka sebuah informasi akan tersebar luas.

“Melalui sebuah berita orang jauh disana akan tau apa yang terjadi maupun apa yang menjadi ciri khas di suatu daerahnya. Kalau ini dilakukan betapa besar peran pers untuk menyampaikan informasi yang bagus,” kata dia.(red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here