Beranda Lifestyle Banjir yang melanda kelurahan Menggala Kota semakin meluas

Banjir yang melanda kelurahan Menggala Kota semakin meluas

302
0
BERBAGI

Cahayalampung.com — Banjir yang melanda Kelurahan Menggala Kota semakin meluas. Delapan kepala keluarga (KK) di Lingkungan Palembang, Kelurahan Menggala Kota, Kecamatan Menggala diungsikan.

Sementara 200 lebih kepala keluarga di Kelurahan Menggala Kota diwanti-wanti untuk meninggalkan kediaman mereka, jika ketinggian air terus meningkat.

Lurah Menggala Kota, Kecamatan Menggala Heri Efendi mengungkapkan, banjir yang disebabkan luapan dari aliran Sungai Way Tulangbawang masuk ke dalam pemukiman warga mulai pukul 03.10 WIB dini hari, Kamis (21/2/2019).

Dia menjelaskan, hingga saat ini pihaknya mencatat terdapat delapan KK di Lingkungan Palembang mengungsi dan 35 KK siap-siap untuk diungsikan. Sedangkan terdapat 191 KK di dua RT di RW 1 Lingkungan Bugis tengah bersiap-siap diungsikan.

“Kalau di Bugis belum terdata warga yang sudah ngungsi, karena masyarakat pergi meninggalkan rumahnya pada saat malam hari,” kata dia dilokasi.

Heri belum dapat memastikan jumlah keseluruhan warganya yang terdampak banjir, karena tengah melakukan pendataan dilapangan. “Jumlah total belum ada, masih kita data,” ujar dia.

Sejumlah warga korban banjir di Kelurahan Menggala Kota, Kecamatan Menggala mulai mengevakuasi barang-barang berharga miliknya ketempat yang lebih aman.

Air dengan ketinggian selutut orang dewasa mulai masuk kedalam pemukiman warga sekira pukul 03.10 WIB dini hari, Kamis (21/2/2019). Bahkan dibeberapa titik ketinggian air mencapai dada orang dewasa.

Area banjir yang melanda Kelurahan Menggala Kota semakin meluas. Air luapan dari aliran Sungai Way Tulangbawang kini telah merendam dan menggenangi pemukiman warga di Lingkungan Bugis dan Palembang.

Pantauan lampost.co dilokasi nampak warga bergotong royong dengan menggunakan perahu berjibaku melawan derasnya arus air untuk mengeluarkan barang-barang berharga dari dalam rumah.

Willi salah satu warga RT 2 RW 1 Lingkungan Bugis, Kelurahan Menggala Kota, Kecamatan Menggala nampak tengah berusaha menyelamatkan perabotan keluarganya yang mulai terendam banjir.

“Ini lagi ngeluarin barang-barang dari dalam rumah. Soalnya air sudah masuk rumah. Kalau enggak dipindahin bakalan hancur,” kata dia, ditemui di lokasi, Kamis (21/2/2019).

Untuk sementara ia bersama keluarganya harus menumpang di rumah kerabat. Sebab, air sudah merendam kediamannya setinggi lutut orang dewasa.

Dia menuturkan, tidak ada tanda-tanda ketika air masuk ke dalam rumahnya. Air kiriman dari hulu sungai tiba-tiba datang dan langsung merendam pemukiman mereka.

“Enggak ada tanda-tanda. Hujan juga enggak. Kalau kemarin-kemarin iya hujan. Ini air dari atas,” ujar dia.

Yadi warga lainnya mengaku, hingga saat ini masih mencoba bertahan di kediamannya. Meski air sudah mulai merendam bagian belakang rumahnya. Dia juga tengah berusaha menyalamatkan perabotannya untuk dipindahkan ketempat yang lebih tinggi.

“Bagian depan ini air belum masuk. Tapi kalau bagian dapur sudah terendam. Ini saya lagi nyelametin barang-barang,” katanya. (red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here