Beranda Lifestyle AKP. Zainul : Ketiga oknum wartawan sudah tahap tingkat sidik belum ditetapkan...

AKP. Zainul : Ketiga oknum wartawan sudah tahap tingkat sidik belum ditetapkan tersangka

529
0
BERBAGI

Cahayalampung.com — Tiga oknum wartawan media Mapikor yang diamankan Polres Tulang Bawang (Tuba) atas dugaan melakukan pemerasan terhadap Kakam Moris Jaya, Kecamatan Banjar Agung, tidak terima dengan pemberitaan yang tersiar disejumlah Media. Mereka menilai pemberitaan terkait permasalahan tersebut tidak berimbang.

Samidi alias Wendy, Ketua PWRI Kota Metro sekaligus satu dari ketiga wartawan yang diamankan Polres Tuba menerangkan, Ia dan kedua rekannya dihadapan wartawan menyatakan tidak melakukan pemerasan terhadap Kakam Moris Jaya. Jangankan memeras, meminta pun mereka tidak pernah lakukan.

“Kami tidak terima. Karena kami tidak pernah meminta apalagi menerima uang Program Prona tahun 2015 seperti yang dituliskan di beberapa Media Online yang ada di Kabupaten Tulang Bawang Rp 2,5 juta sebagai DP Rp 30 juta itu. Yang menerima uang itu adalah Ishar, warga yang menjadi korban pungli pembuatan sertifikat Prona,” jelasnya, Sabtu (17/11/2018).

Ia mengaku akan mengambil langkah tegas terkait pemberitaan yang dinilai telah mencemarkan media Mapikor.

“Kami akan mengambil langkah tegas sampai ke Dewan Pers,” imbuhnya.

Terkait dugaan tersebut, Polres Tuba masih melakukan pemeriksaan terhadap ketiga oknum  wartawan yang diduga melakukan pemerasan sampai, Senin (19/11/2018). Sementara pihak kepolisian tidak melakukan penahanan terhadap ketiganya  lantaran dianggap belum cukup bukti.

Sementara itu,  AKP. Zainul Fachry saat di konfirmasi melalui via telephone oleh media www.cahayalampung.com mengatakan, ketiga oknum wartawan tersebut sudah tahap tingkat sidik tapi belum di tetapkan sebagai tersangka karna belum cukup bukti .

“Untuk sementara ini kita kembalikan kepada keluarganya ketiga oknum wartawan tersebut dan sementara ini kita masih membutuhkan keterangan lagi maka dari itu kita belum bisa menetapkan sebagai tersangka. Karena ada lida – lidi tertentu dari oknum wartawan ini, dan secara tehknis, kita bicara unsur untuk di penyelidikan, Karena ada (ALIBI) tertentu dari ketiga oknum  wartawan tersebu”, ungkapnya.

Tapi dugaan kita saat ini ada tindak pidana tapi masih baru berupa dugaan, maka dari itu harus dibuktikan.

“Namanya pembuktian, otomatis kita harus berbicara alat bukti tidak bisa diselesaikan dalam satu malam Karna Ada alibi itu tadi,” tutupnya. (akif/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here