Beranda Lifestyle Korban Banjir Rawapitu Minta Bantuan Mesin Compa Air

Korban Banjir Rawapitu Minta Bantuan Mesin Compa Air

538
0
BERBAGI
INGINKAN- Mesin compa air seperti ini yang diinginkan warga korban banjir Panggung Mulya, Andalas Cermin, Duta Yoso Mulya, Kecamatan Rawa Pitu, Tulang Bawang.

TULANG BAWANG, (CL) – Mengatasi banjir yang menggenangi ratusan ruma di Panggung Mulya, Duta Yoso Mulya, Andalas Cermin, kecamatan Rawa Pitu, Tulang Bawang, dibutuhkan keberanian dinas terkait memberikan bantuan mesin compa air, untuk ketiga kampung itu, guna membuang air dari dalam keluar tanggul Way Tulang Bawang.

Catatan wartawan senior, banjir merendam perkampungan itu datang setiap musim hujan. Banjir memaksa semua masyarakat mengungsi keatas tanggul, mendirikan tenda, banjir besar ini terjadi lima tahunan, seperti saat ini menambah pendiritaan ribuan jiwa.

Ketika dihubungi Dewa Gede Alit Kakam Panggung Mulya membenarkan kampungnya menjadi langganan banjir, sudah belasan tahun dinas terkait belum berhasil mengatasi genangan air di dalam kampung.

“Kami membutuhkan bantuan mesin compa air guna membuang air dari dalam kampung keluar tanggul Way Tulang Bawang. Perlu ada perbaikan pitu air, ketinggian tanggul juga perlu ditambah,” kata Dewalit.

“Kalau tidak ada yang mau membantu, hasil rapat kami akan menggunakan dana desa untuk membeli mesin campo air, agar masyarakat tidak menjadi langganan penderitaan,” ujar Dewa.

Setiap musim hujan warga selalu dihantui banjir dan gagal panen. Agar merasa kenyamanan, ketenangan cita-cita memiliki mesin compa air tentunya harus segera terwujud.

Menurutnya Senin (26-3), sudah 20 hari ratusan rumah Panggung Mulya terendam. Rata-rata ketinggian air mencapai 70 cm. Biasanya kata warga, genangan air bisa bertahan selama 2-3 bulan.

Nasip sama dialami Duta Yoso Mulya, Larto kakam setempat ketika dihubungi mengatakan pasrah, banjir langganan musim hujan itu sulut diatasi.

Semestinya pemerintah bisa mengatasi hal ini, genangan air di kampung ini diakibatkan air leluasa keluar masuk melewati pintu air yang rusak. Ada enam titik pintu air yang rusak di Kampung Duta Yoso Mulya.

Upaya meminta bantuan dinas terkait sudah disampaikan, namun sudah menahun belum juga ada jawaban.

Purwantono Ketua BPK Duta Yoso Mulya, menginginkan adanya solusi mengatasi banjir, selain adanya perbaikan semua pitu air, perlu juga dinas terkait membantu mesin compa air.

Mesin compa air itu sangat berguna membuang air dari dalam kampung keluar saluran tanggul. seperti yang dimiliki perkebunan kelapa sawit, mampu mengeringkan lahan berawa ribuan hektar. (Guntur Taruna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here