Beranda Lifestyle SMRC: Tren Pilihan terhadap Arinal-Nunik Paling Tinggi

SMRC: Tren Pilihan terhadap Arinal-Nunik Paling Tinggi

311
0
BERBAGI

LAMPUNG, (CL) – Pasangan Calon Gubernur Lampung dan Wakil Gubernur Lampung Arinal Djunaidi – Chusnunia berdasarkan hasil survei Saiful Mujani Research Consultant (SMRC) mengalami kenaikan signifikan dibandingkan dengan calon lain.

Hal ini diungkapkan Direktur Program SMRC Sirojudin Abas dalam konfrensi pers di Hotel Emersia, Bandarlampung, Minggu, 25 Maret 2018.

Menurutnya, kenaikan pasangan calon yang drastis terjadi pada pasangan Arinal Djunaidi dan Chusnunia 6,5 – 9,2 persen. “Dari hasil survei dari bulan Oktober 2017 hingga 6-8 Maret 2018 tidak terjadi perubahan terhadap M Ridho Ficardo dan Herman HN. Arinal Djunaidi yang mengalami peningkatan tertinggi hingga 6,5-9,2 persen. Sementara dukungan Mustafa menurun,” bebernya.

Masih kata dia, semua kemungkinan masih dapat berubah karena terdapat 32 persen pemilih yang kemungkinan bisa beralih dukungan. “Survei dilakukan dengan 820 responden dan tingkat kepercayaan 95 persen serta margin of error 3,5 persen. Terjadi juga penurunan ketidakpuasan kinerja petahana dari 72 persen dari Oktober 2017 menjadi 66 persen sampai 8 Maret 2018,” imbuhnya.

Trend pilihan juga terjadi penurunan terhadap petahana, Herman HN, dan Mustafa. Dari hasil survei SMRC, tren pilihan terhadap Ridho turun 1,2 persen dari Oktober 2017 sampai 8 Maret 2018, Herman HN turun 0,5 persen, dan Mustafa turun 9,7 persen. Sementara Arinal Djunaidi mengalami kenaikan paling tinggi 9,2 persen atau dari awal 4 persen hingga 13,2 persen terjadi kenaikan 230 persen.

Kemudian, kesukaan terhadap calon juga pasangan Arinal Djunaidi melalui calon Wakil Gubernur Lampung Chusnunia dengan 79 persen. Nunik biasa dia disapa hanya berselisih 5 persen terhadap Herman HN yang kesukaan pemilih terhadap calonnya paling besar.

Sirojudin menerangkan hasil survei SMRC merupakan kerjasama dengan DPD Demokrat Provinsi Lampung. “Ya kalau yang biayain kan memang ada. Gimana kalau survei tidak ada yang biayain. Kita dari 2014 memang Demokrat yang biayain,” ucap pria berkacamata tersebut.

Koordinator Media Center Tim Pemenangan Arinal – Nunik, Ali Imron mengatakan tidak memiliki kapasitas untuk menilai hasil survei tersebut. “Kita tidak punya kapasitas untuk menilai pekerjaan dari lembaga survei tersebut. Tapi dari hasil kerja lembaga survei itu kita jadi tahu bahwa Tim Arinal – Nunik kerjanya di lapangan bagus. Buktinya dari hasil tersebut hasilnya naik paling tinggi di antara yang lain yakni 230 persen,” ujarnya.

Masih kata dia, elektabilitas Arinal – Nunik melejit dari hasil survei bulan Desember 2017 sampai Maret 2018. “Kedepan kerja-kerja tim juga akan lebih keras lagi dalam pemenangan calon,” tuturnya. (rls/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here