Beranda Lifestyle Arinal-Nunik : Kopi Lampung Harus Bangkit

Arinal-Nunik : Kopi Lampung Harus Bangkit

354
0
BERBAGI

LAMPUNG, (CL) – Provinsi Lampung menjadi salah satu penyuplai kebutuhan kopi terbesar di Indonesia, sebesar 17% kebutuhan kopi nasional dipenuhi dari Lampung dan wilayah yang paling banyak penyuplai kopi adalah Kabupaten Lampung Barat, Lampung Utara dan Tanggamus.

Dalam empat tahun terakhir, tren produksi kopi nasional menurun hingga Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian memangkas target produksi kopi nasional karena berkurangnya lahan. Perinciannya, pada tahun 2016 dengan lahan 1,2 juta hektare produksi ditargetkan mencapai 639 ribu ton, sedangkan pada 2017 dengan lahan 1,1 juta hektare target diturunkan menjadi 637 ribu ton.

Calon gubernur Provinsi Lampung Arinal Djunadi mengatakan, produksi kopi Lampung mengalami penurunan ini karena fator musim dan cuaca, karena diketahui bahwa dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir intensitas hujan tengah tinggi.

Menurutnya saat kampanye di Lampung Tengah, Sabtu (3/3), hujan yang hampir terjadi selama setahun dengan intensitas tinggi akan mematikan benang sari yang seharusnya membuahi bakal buah kopi, tentunya ini harus dicarikan solusi.

“Petani tidak perlu diberikan pendidikan tentang bertani sebab keseharian mereka sudah langsung dilapanga dan yang mereka butuhkan adalah bantuan untuk mengatasi kerugian yang terjadi,” kata dia.

Petani hanya butuh bantuan pemerintah untuk mencarikan bantuan atas kerugian mereka karena produksi menurun, pasangan Arinal dan Chusnunia Chalim yang mendampinginya sebagai calon wakil gubernur Provinsi Lampung telah berkomitmen untuk memajukan petani Lampung.

Salah satu upayanya menggunakan Kartu Tani Berjaya, petani bisa mendapatkan pinjaman modal dan juga pupuk dengan harga terjangkau.

“Kopi Lampung harus kembali bangkit dan kita akan bersinergi dengan sejumlah pihak terkait untuk membeli kopi sesuai dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah,” kata dia.

Kopi Lampung sudah terkenal sejak lama, hal ini harus dipertahankan dan jika sudah mulai meningkat berpengaruh terhadap ekonomi petani.

Petani sejahtera, prekonomian di Provinsi Lampung pun bisa cepat membaik dan lebih baik dari saat ini.

“Kartu bertani berjaya menjadi solusi untuk meningkatkan sistem ekonomi pertanian,” kata dia. (rls/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here