Beranda Advertorial Anggota DPRD Tanggamus Lakukan Kunker ke Bapenda Jabar

Anggota DPRD Tanggamus Lakukan Kunker ke Bapenda Jabar

110
0
BERBAGI

Cahayalampung.com (Jawa Barat) – Anggota Komisi III DPRD Tanggamus melakukan kunjungan kerja ke Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Barat dalam rangka Rencana Pembangunan Jangka Menengah dan pendapatan.

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Irvan Nicko F Kasubid rencana pendapatan dan pengembangan layanan.

Edy Yalismi anggota Komisi III DPRD Tanggamus mengatakan, tujuannya ke Dispenda Provinsi Jawa Barat ini untuk melakukan konsultasi terkait hasil pendapatan Provinsi Jawa barat pada tahun 2021 dan rencana pendapatan tahun 2022.

“Bahwa kita ketahui bersama provinsi Jawa barat yang terkenal dengan kota pelajar,dan sekarang bisa disebut kota wisata serta pembangunan yang sangat luar biasa,” jelas Edi Yalismi.

Lanjut Edi, “Dimasa pandemi ini Provinsi Jawa Barat terus berupaya mengejar target pendapatan asli daerah dari seluruh sektor, pariwisata, hotel, perbelanjaan serta kendaraan dan lainnya,” kata Politisi Partai PKB ini. Senin (7/2/22).

Irvan Nicko F Kasubid Rencana Pendapatan Dan Pengembangan Layanan mengatakan, “Kami Bapenda Provinsi Jawa Barat telah melakukan peluncuran situs pemutakhiran data kepemilikan kendaraan bagi warga Jabar tersebut dilakukan untuk meningkatkan penerimaan pajak kendaraan bermotor pada tahun 2022,” kata dia.

“Kami ingin tahun ini ada peningkatan penerimaan panjak seiring dengan ekonomi yang sudah pulih dan Covid-19 dalam kondisi surut,” tuturnya.

Ia menjelaskan, pajak kendaraan bermotor merupakan sumber pendapatan yang berkontribusi 43 persen terhadap total penerimaan pajak provinsi. Saat ini jumlah kendaraan bermotor yang tercatat di Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Jabar mencapai 22 juta yang terdiri dari kendaraan roda empat dan dua.

“Jumlah tersebut, kata dia, setara dengan hampir setengah dari total penduduk Jabar. Potensi pajak ini harus dioptimalkan guna mendukung program daerah,” kata Nicko.

Ia menilai, meningkatnya penerimaan pajak akan berdampak pada percepatan pembangunan daerah. “Jika penerimaan meningkat maka kami bisa lebih banyak membangun dan lebih cepat,” tuturnya.

Seperti diketahui, saat ini terdapat dua isu tentang pajak kendaraan bermotor yang menjadi perhatian pemerintah, yaitu isu tentang data wajib pajak dan kepatuhan masyarakat membayar pajak.

Pihaknya tengah mendorong para aparatur sipil negara (ASN) untuk menjadi teladan bagi masyarakat agar taat membayar pajak.

“Pemerintah Jawa Barat terus berupaya untuk mengakselerasi pembangunan guna memulihkan dan meningkatkan perekonomian daerah,” jelasnya.

“Sementara proyek strategis provinsi yang akan dijalankan di tahun 2022 yakni pengembangan destinasi wisata, pembangunan gedung kreatif center, pusat budaya, command center digital, pembangunan jalan jembatan, pembangunan gedung pemerintahan, masjid, penataan alun-alun dan revitalisasi pasar,” pungkasnya. (CL/Advertorial)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here