Beranda Lifestyle Menderita lumpuh, kakek Sobari butuh bantuan Pemkab Tulangbawang

Menderita lumpuh, kakek Sobari butuh bantuan Pemkab Tulangbawang

362
0
BERBAGI

BANJAR MARGO, (CL) — Sungguh memprihatinkan nasib kakek Sobari (80) warga Kampung Ringin Sari, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulangbaang. Hidup sebatang kara tinggal dirumah berdinding papan berlantaikan tanah. Menderita penyakit lumpuh hampir satu setengah tahun, menopang hidup dari belas kasihan warga sekitar.

Ia merupakan salah satu warga miskin, yang hidup sebatang kara tanpa sanak saudara, kehidupannya kian memperhatinkan sejak Ia jatuh sakit dan hanya bisa terbaring di tempat tidurnya. Kesahariannya sebelum jatuh sakit Ia seorang buruh tani, mengambil upah untuk menopang kehidupannya.

Sekrang jangankan berjalan dan duduk untuk mengurus kebutuhan dasarnya seperti makan dan minum termasuk buang kotoran, bangun saja dari tempat tidurnya  tak bisa di lakukan sendiri.

Selain tidak ada sanak saudara kakek Sobari inipun kesulitan untuk melakukan aktivitas sehari-hari seperti biasanya mengingat tubuhnya yang sudah lanjut usia (Lansia). Semestinya hal ini mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah kabupaten (Pemkab) Tulangbawang.

Kepala Kampung Ringin Sari Supadi mengatakan, saya pribadi sangat kasihan melihat kondisi kakek Sobari diusianya yang sudah tua, tidak ada sanak saudara yang mengasuhnya, Ia juga sudah tidak mampu untuk melakukan aktivitas apapun sendiri.

“Dulu kakek Sobari hidup sendiri di rumah nya, karena saya merasa kasian dan saya sudah berniat jika terpilih menjadi kepala kampung saya akan mengurus Sobari kakek yang hidup sebatang kara,” terangnya. Rabu (21/10/2018).

Lanjut Supadi, hati nurani saya ter-renyuh ingin menangis melihat keadaan kakek Sobari yang tidak memiliki sanak saudara, untuk makan saja hanya mengharapkan belas kasihan dari tetangga sekitar rumah nya.

“Setelah melakukan perundingan dengan istri, untuk mengurus kakek Sobari, sukur alhamdulillah akhirnya istri saya mau. Saya berbagi tugas, Istri saya memberikan makan dan minum kakek sobari, untuk memandikan sampai menyeboki kakek Sobari ketika buang air besar saya yang mengurus, karna kedua matanya sudah tidak bisa melihat,” terangnya.

Saya berharap, pemerintah kabupaten Tulangbawang, bisa memperhatikan nasib kakek Sobari, memberikan kesejahteraan hidup yang layak untuk kakek Sobari orang tua jompo yang hidup sebatang kara di akhir masa senjanya.

“Hampir satu setengah tahun ini kakek Sobari menderita penyakit lumpuh, dan hidup sebatang kara tidak ada sanak pamili. Akhir nya saya sepakat dengan istri untuk mengurusi, dan membawanya tinggal dirumah kami,” paparnya. (akif/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here