Beranda Lifestyle SMSI Lampung Donny Irawan : Perusahaan Pers Harus Jadi Kontrol Kebijakan Publik

SMSI Lampung Donny Irawan : Perusahaan Pers Harus Jadi Kontrol Kebijakan Publik

537
0
BERBAGI

LAMPUNG, (CL) – Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Lampung Donny Irawan mengatakan perusahaan pers harus kembali ke jati dirinya sebagai kontrol kebijakan publik dalam menghadapi Pilkada serentak 2018.

“Saya nilai akhir-akhir ini, peran media di Lampung baik siber ataupun surat kabar harian mulai kendor dalam menjalankan fungsinya sebagai kontrol sosial,” kata Donny, Selasa (1/5).

Pada masa Pilkada 2018, menurut dia, media terkesan saling serang sehingga melupakan fungsi dan perannya sebagai alat kontrol kebijakan publik.

“Saya berharap agar pekerja khususnya perusahaan media dapat kembali ke jati dirinya pembawa aspirasi masyarakat dan pengontrol yang kuat sehingga pemerintah bekerja pada jalur yang benar,” kata dia.

Dengan kata lain, media atau perusahaan selalu menjadi pengawas yang baik sehingga pembangunan berjalan sesuai rel atau jalurnya.

Untuk itu, selaku Ketua SMSI Lampung ini yang memiliki keanggotaan kurang lebih 71 Media Online mengimbau kepada semua anggota khususnya dan perusahaan media untuk terus memaksimalkan tugas pokok dan peran media dengan baik dan benar.

Ia juga mengharapkan media harus mengritisi kebijakan publik, khususnya atas program pemerintah yang tidak pro rakyat.

“Pantau lapangan terkait perizinan yang masih banyak dikeluhkan oleh masyarakat. Mengurus perizinan masih terkesan lama dan bertele-tele dengan dalih aturan UU/PP/Permen/Pergub/Perda dan sebagainya sehingga ada kesan kesengajaan, sehingga memicu terjadinya pungutan liar (pungli),” kata dia.

Selanjutkan, infrastruktur jalan di kabupaten/kota masih banyak yang hancur, karena lemahnya pengawasan serta tidak ada kontrol dari semua pihak, termasuk aparat penegak hukum.

Kamudian, layanan publik dirasakan masih banyak yang dikeluhkan oleh masyarakat, baik itu soal pendidikan maupun kesehatan.

Hal ini perlu disampaikan karena pihaknya melihat kritikan-kritikan media semakin kendor, sementara tanggung jawab media, dan SMSI merasa perlu diperbaiki. (rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here