Beranda Tulang Bawang Barat Wabup Nadirsyah: Masa Depan Tubaba 10-15 Tahun ke Depan di Tangan Pelajar

Wabup Nadirsyah: Masa Depan Tubaba 10-15 Tahun ke Depan di Tangan Pelajar

7
0
BERBAGI

MARGO DADI – Masa depan Kabupaten Tulang Bawang Barat 10 hingga 15 tahun ke depan sepenuhnya berada di tangan pelajar saat ini. Anak-anak Tubaba harus memiliki kedisiplinan, menggantungkan cita-cita setinggi langit, dan optimistis mampu bersaing dengan pelajar dari wilayah lain.

Hal tersebut ditekankan Wakil Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Nadirsyah, saat menjadi pembina upacara dalam program Forkopimda Masuk Sekolah di SMP Negeri 5 Tubaba, Tiyuh Margo Dadi, Kecamatan Tumijajar..

Dalam amanatnya, Wabup Nadirsyah menyampaikan pelajar merupakan generasi yang akan menentukan arah pembangunan Tubaba di masa mendatang. Karena itu, sejak dini siswa perlu dibekali kedisiplinan, semangat belajar, karakter yang baik, dan keberanian untuk bercita-cita tinggi.

Ia mengajak pelajar untuk tidak merasa rendah diri dan terus membangun keyakinan bahwa anak-anak Tubaba mampu berprestasi serta bersaing.

“Jangan pernah merasa bahwa kita lebih rendah dari daerah lain. Anak-anak Tubaba harus optimis, harus memiliki cita-cita dan yakin bahwa kalian mampu bersaing,” pesan Wabup.

Menurutnya, program Forkopimda Masuk Sekolah bukan sekadar agenda rutin, tetapi bentuk kepedulian dan komitmen pimpinan daerah dalam memberikan pembekalan langsung kepada generasi muda.

Melalui program tersebut, pemerintah bersama unsur Forkopimda berupaya memberikan edukasi sekaligus perlindungan kepada pelajar dari berbagai ancaman yang dapat mengganggu masa depan, seperti perundungan (bullying), tawuran, rokok, hingga penyalahgunaan narkoba.

Wabup menegaskan, lingkungan sekolah harus menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi siswa untuk belajar, berkembang, serta membangun karakter. Untuk itu diperlukan sinergi antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan seluruh elemen masyarakat.

Pihak sekolah juga didorong untuk terus berinovasi dalam proses pendidikan dan memperkuat komunikasi dengan orang tua murid. Hal ini penting mengingat perkembangan zaman dan pengaruh media sosial yang bergerak sangat cepat, sehingga pengawasan terhadap anak tidak dapat hanya mengandalkan pendekatan konvensional.

“Sekolah tidak bisa bekerja sendiri. Komunikasi antara guru dan orang tua harus terus dibangun, karena perkembangan anak juga terjadi di luar lingkungan sekolah,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Tubaba menyerahkan bantuan alat olahraga kepada SMP Negeri 5 Tubaba. Bantuan diharapkan dapat mendukung kegiatan olahraga sekaligus mendorong siswa mengembangkan potensi, bakat, dan prestasi di bidang olahraga.

Usai kegiatan, Wabup Nadirsyah bersama jajaran meninjau langsung sejumlah fasilitas sekolah, meliputi kondisi ruang kelas, toilet/WC, perpustakaan, serta fasilitas pendukung lainnya.

Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kondisi sarana dan prasarana pendidikan, sekaligus memastikan lingkungan sekolah mendukung proses belajar mengajar yang aman, nyaman, dan layak.

Melalui program Forkopimda Masuk Sekolah, Pemkab Tubaba berharap terbangun kedekatan antara pemerintah dan generasi muda, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang melahirkan generasi Tubaba yang disiplin, berkarakter, berprestasi, dan optimistis menghadapi masa depan.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here