Beranda Tulang Bawang Sersan Kepala Supriyono : Tantangan Wawasan Kebangsaan di Era Globalisasi

Sersan Kepala Supriyono : Tantangan Wawasan Kebangsaan di Era Globalisasi

117
0
BERBAGI

Tulang Bawang, (SMSI)–Di era globalisasi, wawasan kebangsaan menghadapi berbagai tantangan, di antaranya masuknya ideologi asing Globalisasi memudahkan penyebaran ideologi asing yang mungkin bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. Tanpa wawasan kebangsaan yang kuat, masyarakat dapat dengan mudah terpengaruh oleh ideologi ini.

Hal tersebut disampaikan Sersan Kepala Supriyono, saat menjadi narasumber Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) ke-1, DPRD Provinsi Lampung Komisi II Dapil VI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) H. Morisman, ST, di Kampung Banjar Agung, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, Minggu 7 Desember 2025.

Dijelaskan Sersan Kepala Supriyono, disinformasi dan hoaks Kemajuan teknologi informasi sering kali dimanfaatkan untuk menyebarkan berita palsu yang dapat memicu konflik sosial. Wawasan kebangsaan yang baik membantu masyarakat untuk lebih kritis dalam menyaring informasi.

“Individualisme dan materialisme arus globalisasi sering kali mendorong masyarakat untuk lebih fokus pada kepentingan individu dan materi. Hal ini dapat mengikis semangat kolektivitas yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia,” jelas Sersan Kepala Supriyono.

Lanjut Sersan Kepala Supriyono, upaya meningkatkan wawasan kebangsaan, untuk menjaga ketahanan nasional, berbagai upaya perlu dilakukan guna meningkatkan wawasan kebangsaan, di antaranya:

Pendidikan Formal dan Informal Pendidikan merupakan sarana utama dalam menanamkan wawasan kebangsaan. Kurikulum di sekolah perlu menekankan nilai-nilai kebangsaan, sementara di luar sekolah, kegiatan seperti upacara bendera, seminar kebangsaan, dan pelatihan bela negara dapat memperkuat semangat cinta tanah air.

Penguatan Peran Media Media memiliki peran besar dalam membentuk opini publik. Dengan menyajikan konten yang mengedukasi tentang wawasan kebangsaan, media dapat menjadi alat yang efektif untuk membangun kesadaran masyarakat.

Keterlibatan Generasi Muda Generasi muda adalah penerus bangsa. Melalui kegiatan yang melibatkan mereka, seperti lomba kebangsaan, diskusi publik, atau kegiatan sosial, semangat cinta tanah air dapat ditanamkan sejak dini.

“Wawasan kebangsaan adalah fondasi utama dalam menjaga ketahanan nasional di era globalisasi. Dengan memahami dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan, masyarakat Indonesia dapat tetap bersatu, menjaga identitas nasional, dan menghadapi tantangan global dengan percaya diri. Upaya untuk memperkuat wawasan kebangsaan harus menjadi tanggung jawab bersama, baik oleh pemerintah, lembaga pendidikan, media, maupun masyarakat. Dengan begitu, Indonesia dapat terus berkembang sebagai bangsa yang kuat dan bermartabat,” papar Sersan Kepala Supriyono.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here