Beranda Lifestyle Bupati Lamteng Siap Bangun Kampus 2 Polinela di Lamteng

Bupati Lamteng Siap Bangun Kampus 2 Polinela di Lamteng

136
0
BERBAGI

Cahayalampung.com–Bupati Lampung Tengah (Lamreng) Loekman Djoyosoemarto menjadi pengisi dalam kuliah umum mahasiswa baru Politeknik Negeri Lampung (Polinela), di Gedung Serba Guna (GSG) kampus setempat, beberapa waktu lalu.

Loekman dianggap sosok seorang pemimpin yang telah berhasil melakukan percepatan pembangunan dan kesehatan lingkungan.

Direktur Polinela Ir. Sarono, M.Si, saat menyambut kehadiran Bupati beserta rombongan pada acara kuliah umum dan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Politeknik Negeri Lampung dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah mengatakan, program kerja Bupati berupa gotong royong adalah salah satu pengembangan daerah, meski berada di tengah sulitnya beragam tantangan.

“Namun, melalui program gotong royong Pak Loekman ini, semuanya bisa teratasi,” jelas Ir. Sarono.

Dilanjutkan Sarono, untuk pengembangan Polinela di Lampung Tengah, melalui MoU tersebut disepakati akan dibangun kampus 2 Polinela di Bumi Beguwai Jejamo Wawai.

Sementara itu, Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto mengatakan, melalui revolusi mental yang dibangun di tengah masyarakat, pihaknya optimis dapat meningkatkan semangat gotong royong untuk mewujudkan pembangunan perguruan tinggi di daerah setempat guna menghadapi era revolusi industri.

“Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah menyadari arti penting revolusi mental. Ini harus dilakukan, karena generasi muda akan menghadapi tantangan yang lebih besar di masa mendatang. Oleh karena itu, Pemerintah saat ini harus menjaga agar generasi mendatang tidak kehilangan jati diri,” terang Bupati.

Selain itu, dikatakan Bupati, pendidikan tidak hanya bertujuan untuk menciptakan orang-orang pintar, akan tetapi juga sumberdaya manusia yang juga berkepribadian baik.

“Para pemuda perlu memiliki tiga karakter utama, yaitu integritas, semangat etos kerja, dan suka bergotong royong. Disinilah peran institusi pendidikan dinilai sangat penting, terutama untuk pembentukan karakter anak bangsa,” papar Bupati.

Makna gotong royong, kata Loekman, sangatlah strategis dalam upaya perubahan mental seluruh masyarakat, sehingga Bangsa Indonesia dapat terus memelihara persatuan dan kesatuan, serta semakin kompetitif dengan negara lainnya.

“Revolusi mental adalah gerakan hidup baru Bangsa Indonesia, atau gerakan nasional untuk mengubah cara pandang, pola pikir, sikap-sikap, nilai-nilai, dan perilaku bangsa untuk mewujudkan Indonesia yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian, yang bertumpu pada integritas, etos kerja dan semangat bergotong royong,” ujar Bupati yang belum lama ini menerima penghargaan Indonesia Award 2019, katagori percepatan kemajuan pembangunan infrastruktur dan kesehatan lingkungan.

Usai memberikan kuliah umum kepada para mahasiswa baru Politeknik Negeri Lampung, Bupati Loekman Djoyosoemarto dan Ir. Sarono, M.Si mewakili Polinela melakukan penandatanganan nota kesepahaman untuk pengembangan kampus 2 Politeknik Negeri Lampung di Kabupaten Lampung Tengah.

Terpisah, Alinsa, salah seorang mahasiswi yang juga Duta Favorit Polinela mengatakan, dia dan rekan mahasiswa lainnya di kampus itu, merasa bangga menerima kuliah umum dari Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto.

“Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto di mata kami mahasiswa, adalah seorang pemimpin yang sangat luar biasa. Betapa tidak, beliau bisa mengayomi masyarakatnya, di tengah keterbatasan anggaran di kabupaten yang dipimpinnya kini,” tandas mahasiswi semester tiga ini. (Syamsul).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here